Selamat datang di KMS Sosial Ekonomi Masyarakat Hutan
Menu
Form Pencarian berdasarkan kata kunci
Unduh PDF
Jenis Jurnal
Tahun Terbit 2005
Dilihat 5 kali
Jurnal

Evaluasi Program Pengembangan Usaha Ekonomi Pedesaan (USPED) Masyarakat Daerah Penyangga. Studi Kasus: Resort Cisarua, Seksi Konservasi Wilayah II Bogor, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Super Admin August 2026

Abstrak

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) serta meningkatkan kepduliannya terhadap upaya pelestarian kawasan, telah dilakukan program: “Pengembangan Usaha Perekonomian Pedesaan Masyarakat Daerah Penyangga”, yang lebih dikenal dengan istilah USPED.

Dalam  rangka  meningkatkan  kesejahteraan  masyarakat  di  sekitar  kawasan  Taman  Nasional Gunung  Gede  Pangrango  (TNGP)  serta  meningkatkan  kepduliannya  terhadap  upaya  pelestarian kawasan,  telah  dilakukan  program:  “Pengembangan  Usaha  Perekonomian  Pedesaan  Masyarakat Daerah Penyangga”, yang lebih dikenal dengan istilah USPED. Sejak tahun 1993/1994, program ini diimplementasikan dalam  bentuk pemberian bantuan bibit tanaman multiguna (Multy Purpose Trees Species/MPTS), permodalan untuk kelompok wirausaha, ternak kelinci, ternak domba, dll. Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengevaluasi  pelaksanaan  program  bantuan  ternak  domba  serta  pengaruhnya terhadap program konservasi hutan di kawasan TNGP. 

Hasil  penelitian  menunjukkan:  1)  Perkembangan  usaha  secara  fisik  dari  program  bantuan tergolong  cukup  baik,  dilihat  dari  rata-rata  tingkat  pertumbuhan  domba  1,04  ekor  per  tahun  dan perguliran  domba  yang  telah  mencapai  34,63  %;  2)  Program  bantuan  cukup  berhasil  membantu peningkatan  pendapatan  bersih  para  anggotanya  rata-rata  Rp  233.295,-  per  jiwa  per  tahun,  serta adanya kontribusi bantuan domba terhadap pendapatan bruto per tahun rata-rata sebesar 19,25 %; 3) Masyarakat menunjukkan sikap yang positif terhadap program bantuan yang diterimanya; 4)

Program bantuan  memiliki  dampak  positif  terhadap  keamanan  kawasan.  Hal  ini  dapat  dilihat  dari  partisipasi masyarakat terhadap upaya pelestarian hutan cukup baik, ditandai dengan kesediaan yang tinggi untuk bergabung  patroli  dengan  petugas,  memberikan  informasi  positif  kepada  petugas  ketika  melihat gangguan  kawasan,  serta  mempengaruhi  masyarakat  disekitarnya  untuk  turut  menjaga  kelestarian hutan.  Beberapa  saran  untuk  pelaksanaan  program  ini  ke  depan  antara  lain:  pemilihan  bibit  domba yang  berkualitas,  perlu  dibuat  peraturan  dasar  kelompok  petani,  komunikasi  antara  petugas  TNGP, aparat desa dan masyarakat perlu ditingkatkan lagi.

Kata Kunci:  Daerah  Penyangga,  Taman  Nasional,  konservasi  hutan,  tingkat  pertumbuhan,  program bantuan, perguliran domba 

Cara Sitasi

Super Admin (2005). Evaluasi Program Pengembangan Usaha Ekonomi Pedesaan (USPED) Masyarakat Daerah Penyangga. Studi Kasus: Resort Cisarua, Seksi Konservasi Wilayah II Bogor, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Publikasi Terkait